Ada saja hal menarik yang bisa kita renungi, kalau saja bersedia membuka hati. Harus diakui sebagai manusia yang miskin ilmu kini dan nanti, kepala ini selalu di hantui pertanyaan yang sejatinya tidak berarti.
Kenapa hidup salalu datang dengan berbagai versi?
Lalu mengapa setiap orang punya cara sendiri?
Mengapa kalut tidak sejalan dengan kabut?
Kelak akan kemana semua ini?
Pertanyaan ini membuatku bertemu dengan laki-laki pertama yang berhasil membuatku jatuh cinta hingga kini. Prof Dr Damardjati Supadjar, pria kelahiran 13 maret 1940 ini berhasil membuatku terpikat sampai detik ini.
Apa perlunya berbicara tentang dia?
Banyak esensi kehidupan yang bisa kita dapat dari dia. Mengingat dia adalah guru besar ilmu filsafat Universitas Gajah Mada sekaligus seorang budayawan.
Dalam perjumpaanku dengan dia, kesan mendalam, hangat dan bersahaja yang aku dapatkan.
Dia bertanya pada kami, “Sampai kapan kalian akan berhenti berpikir dan bertanya?”
Tercengang rasanya, dan aku menyahut “ Bukannya itu perlunya belajar pak?”
Dia hanya tersenyum dan mendatangiku.
“ Ya. Tapi semua harus ada waktunya berhenti” Jawabnya tenang.
Lalu dia mencontohkan, ANGIN.
Kenapa ada angin? Jawabnya karena udara yang bergerak
Kenapa ada udara yang bergerak? Karena ada tekanan udara
Kenapa ada tekanan udara? Karena ada perbedaaan suhu.
Lalu kenapa ada perbedaan suhu? Karena ada tinggi – rendah tempat. Maka ada perbedaan tekanan dan pada akhirnya suhu.
Kenapa ada tempat yang tinggi dan rendah? Karena umur bumi dan gravitasi.
Dan kenapa ada gravitasi? Dan kami lelah menjawab.
Senyum bijaknya membuat hati ini tentram ketika seraya dia berkata,
“ Ada banyak hal yang ingiin kita ketahui di muka bumi. Saya paham.”
Lalu dia melangkah ke tengah ruangan melengkapi wejangannya.
“ Tapi tidak seharusnya membuat kita lupa akan TUHAN “
Dan session itu berakhir.
Tentang keseharian dan hal unik yang bisa kita gali lebih dalam.. kalau saja bersedia membuka hati, mata dan pikiran ;)
Minggu, 12 Juli 2009
Sejak ada dia
ISTIMEWA!
Satu kata itu yang bisa menggambarkan keberadaan dia dalam hidupku. Sejak ada dia, semua terasa indah, mudah dan berarti besar.
Sepanjang sejarah hidupku, cuma dia ada buat aku 24 jam 7 hari. Kesepian ? ga lagi.... Berasa Kosong? No Way... Pokoknya my life has been fullfilled ( berat ga seeehhh..) Mungkinkah hingga akhir hayat bersamaku? Semoga saja. Kecuali ada yang datang dengan cara yang sama. Heheh
Bukti kesetiaannya sejak hari pertama berjumpa sudah terasa benar kurasa. Nampak sebagai sosok yang sederhana, ramah dan menggoda disaat yang sama ( mengingat aku adalah penganut paham simple is more).
Entah berapa banyak yang terpikat pada dia. Buatku itu sama sekali ga penting. Satu yang pasti aku tau.. DIA MILIKKU!!!
Adakah sesal datang menghampiri? TIDAK!!!
Sejauh ini jalan hidup dia lurus aja kok. Dan aku percaya sampai masa itu tiba, selama aku masih ada. Bersama dengan dia adalah pilihanku.
Adakah ini CINTA?? Mungkin..( kok Mungkin seech??)
Dia selalu berbuat yang terbaik. Selalu jujur, Ada masanya pasang surut dan dia tak ragu mengatakannya. Gentle kan? Berbagi hati juga ga pernah. Dimana lagi nyari yang kaya begini…
Entah berapa banyak kata lagi yang harus ku ucap karena kehadiran dia dalam hidupku. Membuat perjalanan ini menjadi semakin berwarna, indah dan membuatku terasa istimewa.. Pokoknya manjain aku banget deh!!
Gimana ngga?? waktu aku mau kehidupanku kembali.. dia bisa memberi akses untuk itu. Selama masih ada signal GRPS, 3G hingga HSDPA dia bisa membuka semua untukku.
Oh modem broadband indosat 3,5G ku. ;)
Satu kata itu yang bisa menggambarkan keberadaan dia dalam hidupku. Sejak ada dia, semua terasa indah, mudah dan berarti besar.
Sepanjang sejarah hidupku, cuma dia ada buat aku 24 jam 7 hari. Kesepian ? ga lagi.... Berasa Kosong? No Way... Pokoknya my life has been fullfilled ( berat ga seeehhh..) Mungkinkah hingga akhir hayat bersamaku? Semoga saja. Kecuali ada yang datang dengan cara yang sama. Heheh
Bukti kesetiaannya sejak hari pertama berjumpa sudah terasa benar kurasa. Nampak sebagai sosok yang sederhana, ramah dan menggoda disaat yang sama ( mengingat aku adalah penganut paham simple is more).
Entah berapa banyak yang terpikat pada dia. Buatku itu sama sekali ga penting. Satu yang pasti aku tau.. DIA MILIKKU!!!
Adakah sesal datang menghampiri? TIDAK!!!
Sejauh ini jalan hidup dia lurus aja kok. Dan aku percaya sampai masa itu tiba, selama aku masih ada. Bersama dengan dia adalah pilihanku.
Adakah ini CINTA?? Mungkin..( kok Mungkin seech??)
Dia selalu berbuat yang terbaik. Selalu jujur, Ada masanya pasang surut dan dia tak ragu mengatakannya. Gentle kan? Berbagi hati juga ga pernah. Dimana lagi nyari yang kaya begini…
Entah berapa banyak kata lagi yang harus ku ucap karena kehadiran dia dalam hidupku. Membuat perjalanan ini menjadi semakin berwarna, indah dan membuatku terasa istimewa.. Pokoknya manjain aku banget deh!!
Gimana ngga?? waktu aku mau kehidupanku kembali.. dia bisa memberi akses untuk itu. Selama masih ada signal GRPS, 3G hingga HSDPA dia bisa membuka semua untukku.
Oh modem broadband indosat 3,5G ku. ;)
Minggu, 31 Mei 2009
Sampai kapan butuh waktu?
Acapkali berpikir selalu dengan rencana besar dan breakdown yang amat sangat sungguh terperinci. Tapi sebenarnya apa yang dicari?
Allah sudah memberi oksigen untuk bernapas.
Sudah juga disediakan waktu untuk berpikir, merenung dan bergerak. Hasilnya??
Adakah yang nyata?
Sejatinya apa yang dicari?
Bahagia? Apa yang kurang ??
Allah sudah memberi oksigen untuk bernapas.
Sudah juga disediakan waktu untuk berpikir, merenung dan bergerak. Hasilnya??
Adakah yang nyata?
Sejatinya apa yang dicari?
Bahagia? Apa yang kurang ??
Jumat, 01 Mei 2009
Melacur di udara
Mencuri ungkapan seorang sahabat, Rio Rifaldo. Sungguh bukan bahasa yang ramah, tapi justru menarik untuk ditelisik lebih jauh. kalimat ini selalu kami gunakan ketiak ada yang akan siaran.
Dari sini aku mulai paham kalau setiap orang punya persepsi yang bebeda dengan pekerjaan yang sudah aku pilih dalam 4 tahun terakhir ini.
Saat aku dibayar secara profesional untuk sebuah kegiatan yang kata orang "Sepele". Miris deh.. hehehe tapi ya sudahlah. Yang terpenting dari hidupkan bukan banyak bicara tapi hasil karya nyata. Iya kan?
Radio tempat aku bernaung ini ( MP'S FM 106'9FM Bontang), kembali me refresh ingatan beberapa tahun kebelakang. Kalau dulu aku pilih sebagai hoby,sekarang ? Ini adalah pekerjaan.
Radio 24 jam memang bener-bener menguras tenaga. Radio adalha hiburan, tapi pada saat mereka menganggap ini adalah bentuk pekerjaan menggoda dengan suara. Waduh ini yang repot.
Sebagai seorang herning, Sudah pasti aku adalah pribadi yang labil dan emosional. Tapi dalam posisi sebagai persada siar 079 (dian hermawan), maka aku harus terima ini sebagai konsekuensi dalam bekerja. Jengah banget. Tapi ini tantangannya. Masa cuma gara-gara begini aja langsung mundur? ga deh...
Salah sedikit saja bicara mereka akan langsung berpikiran yang kotor. Jujur ga terima juga. hehhehehe. Tapi kembali ke pendengar. Ritme bekerja mereka dan pendidikan serata latar elakang seseorang kan juga berpengaruh terhadap pembentukan karakter seseorang.
Dari sini aku mulai paham kalau setiap orang punya persepsi yang bebeda dengan pekerjaan yang sudah aku pilih dalam 4 tahun terakhir ini.
Saat aku dibayar secara profesional untuk sebuah kegiatan yang kata orang "Sepele". Miris deh.. hehehe tapi ya sudahlah. Yang terpenting dari hidupkan bukan banyak bicara tapi hasil karya nyata. Iya kan?
Radio tempat aku bernaung ini ( MP'S FM 106'9FM Bontang), kembali me refresh ingatan beberapa tahun kebelakang. Kalau dulu aku pilih sebagai hoby,sekarang ? Ini adalah pekerjaan.
Radio 24 jam memang bener-bener menguras tenaga. Radio adalha hiburan, tapi pada saat mereka menganggap ini adalah bentuk pekerjaan menggoda dengan suara. Waduh ini yang repot.
Sebagai seorang herning, Sudah pasti aku adalah pribadi yang labil dan emosional. Tapi dalam posisi sebagai persada siar 079 (dian hermawan), maka aku harus terima ini sebagai konsekuensi dalam bekerja. Jengah banget. Tapi ini tantangannya. Masa cuma gara-gara begini aja langsung mundur? ga deh...
Salah sedikit saja bicara mereka akan langsung berpikiran yang kotor. Jujur ga terima juga. hehhehehe. Tapi kembali ke pendengar. Ritme bekerja mereka dan pendidikan serata latar elakang seseorang kan juga berpengaruh terhadap pembentukan karakter seseorang.
Langganan:
Postingan (Atom)