Balikpapan- Capek! Mungkin itu yang aku bisa bilang, Nyata memang begitu. Kenapa ya harus begini? berulang kembali dalam satu pencarian yang sama.Beuuwww apa perlunya berulang ?
Ini kejadian tiga hari yang lalu. Aku lagi chat aja sama temen, Cuman memang malem itu berasa capek banget. Hiks. Cuman muka capek aja yang aku bisa sodorkan via webchat aku. Ya... Namanya bete kali ya.. Lagi chhat enak-enak, eh... Nongol permintaan buat liat webcam aku. Biasa kalo ada yang request, masih maklumlah aku. Lagian kalo pas online kan memang sering yang tiba - tiba minta lihat.
Aku kaget, ga bisa gerak dalam hitungan detik. Ternyata itu dia.. sia AY. huuffttt darah langsung mendidih muka yang udah capek berubah jadi jutek beruntun. Marahku jadi luar biasa begitu inget kejadian satu bulan yang lalu. Makin jengkel lagi ketika dia buka perckapan seakan semuanya baik-baikb aja. Buat aku itu udah kegiatan terlarang! Dia ga minta maaf!!!
Dia mulai percakapan seakan biasa saja. Aku tanggapi. makin rusuh waktu dia bilang, " kenapa km sekarang udah ga bisa diajak bercanda lagi?" Hello!!!! yang bener aja... Jadi selama ini yang dia omongin ke aku isinya bercanda? Ga masuk akal. Marah aku meluap. Masih juga aku keras membalas pesan bodohnya. Malam itu, aku putuskan koneksi internet tiba2. Lelah aku haru berperang dengan perasaan sendiri sampai akhirnya aku putuskan tidur.
Tentang keseharian dan hal unik yang bisa kita gali lebih dalam.. kalau saja bersedia membuka hati, mata dan pikiran ;)
Minggu, 09 Mei 2010
Jumat, 07 Mei 2010
Kangen Rumah
Balikpapan- Bisa juga ya aku kangen rumah... Hahhaha.. ini hal yang luar biasa. Mengingat aku bukan tipe orang yang rumahan.
Foto disebelah ini buktinya. I miss someone behind me. He is my litle brother. His smile dan laughter lighten up my day. I got to be honest that it is kind a hard to admit it.
Ga ada Hengki ga enak juga.. Ga da divisi "hina" yang bisa dengan lancar aku bombardir ke dia.
We dont express our love that big. We just knew it.
Foto disebelah ini buktinya. I miss someone behind me. He is my litle brother. His smile dan laughter lighten up my day. I got to be honest that it is kind a hard to admit it.
Ga ada Hengki ga enak juga.. Ga da divisi "hina" yang bisa dengan lancar aku bombardir ke dia.
We dont express our love that big. We just knew it.
Sang api sedang bermain
Ini kebakaran lusa kemarin di depan kantorku. Jadi ikut sedih lihatnya. Serasa mengumpulkan serpihan. Sore 17.00 wita. Serentak kami keluar dari kantor, dan ini lah yang terjadi.
Langganan:
Postingan (Atom)
