Jogja - Berawal dari twit ini aku naik darah. Disini jelas bahwa dia bilang " ibu tiri semuanya jahat "
Saya sendiri kurang paham kenapa dia mengatakan hal buruk seperti itu. Apa karena pengalaman pribadi atau karena kebanyakan baca cerita dongeng? Yang saya tau, itu menyakitkan. Kenapa? Karena saya menikah dengan laki-laki yang pernah menikah dan sudah memiliki seorang putri cantik.
Generalisasi bahwa ibu tiri itu jahat adalah pemikiran picik, miskin hati dan kepala. Buat saya, bahwa ada ibu tiri yang berlaku buruk pada putra/i nya adalah kasus per kasus. Media sering menjadikan status sebagai judul atau bahkan lead dari sebuah berita. Mau contoh? Oh bisa : ibu tiri, janda, duda, anak gelandangan, anak terlantar dan lain sebagainya.
Sebagai orang yang pernah bekerja sebagai penulis berita, saya paham conflict interest itu ada untuk kepentingan seseorang atau institusi. Sudah ah, terlalu jauh.
Yang saya sesalkan, yang menulis pendapat itu adalah seorang perempuan (juga). Kenapa perempuan itu tidak bisa berpikir jernih, sehingga bisa melihat sesuatu dalam berbagai sisi. Seakan dia hanya hidup di dunia yang sempurna. Tapi, apa memang ada yang sempurna?
Bagaimana saya melihat ini tentu menjadi fakta unik. Karena hubungan saya dengan mei-mei sangat baik. Bahkan mei-mei meminta saya untuk menikah dengan bapaknya. Menarik bukan? :)
Saya berbagi kisah ini bukan untuk mendulang simpati, tapi agar kita sama-sama mengerti. Selamat hari Minggu kawan.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tentang keseharian dan hal unik yang bisa kita gali lebih dalam.. kalau saja bersedia membuka hati, mata dan pikiran ;)
Minggu, 19 Mei 2013
Selasa, 07 Mei 2013
Obat marah
Jogja - Pasti pernah dong marah sampe ke ubun-ubun, tingkat mega. Kalo marah aku di level ini biasanya sampe ga mau ngomong, bernapas dari dan keluar lewat hidung, dada berasa sesak plus badan berasa kuat (kebanyakan energi, bisa banting-banting tuh). Sama ga?
Kalau reaksi terhadap marah bisa berbeda pada setiap orang, apalagi cara ngobatinnya.. Hehehehe iya kan? Terus apa sih obat marah paling joss?
Aku punya sedikit cerita soal ini, diantaranya adalah ( cieehh )
1. ibuku biasanya kalo marah milih tidur.
2. Adikku yang paling besar pilih nonton kartun.
3. Adikku yang nomor dua biasanya milih olahraga.
4. Adikku yang terakhir biasanya milih jalan-jalan seharian.
Lalu gimana dengan aku? Biasanya aku pilih bersih2 rumah. Ya! Energi yang banyak ini harus disalurkan toh? Bersih-bersih aku anggap sebagai kegiatan yang paling bermanfaat. Hehehe.
So.. Let's be the one that can cure our self.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Kalau reaksi terhadap marah bisa berbeda pada setiap orang, apalagi cara ngobatinnya.. Hehehehe iya kan? Terus apa sih obat marah paling joss?
Aku punya sedikit cerita soal ini, diantaranya adalah ( cieehh )
1. ibuku biasanya kalo marah milih tidur.
2. Adikku yang paling besar pilih nonton kartun.
3. Adikku yang nomor dua biasanya milih olahraga.
4. Adikku yang terakhir biasanya milih jalan-jalan seharian.
Lalu gimana dengan aku? Biasanya aku pilih bersih2 rumah. Ya! Energi yang banyak ini harus disalurkan toh? Bersih-bersih aku anggap sebagai kegiatan yang paling bermanfaat. Hehehe.
So.. Let's be the one that can cure our self.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Biasanya
Biasanya aku adalah orang yang gampang memaafkan orang lain.
Biasanya aku adalah orang yang dengan mudah mentolerir perbedaan.
Biasanya aku adalah orang yang menerima orang baru dengan tangan terbuka.
Biasanya aku adalah orang dapat melihat berbagai kebaikan bahkan dalam keadaan tersudut.
Tapi sekarang aku sadar, ada " BIAS " di " BIASANYA"
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Biasanya aku adalah orang yang dengan mudah mentolerir perbedaan.
Biasanya aku adalah orang yang menerima orang baru dengan tangan terbuka.
Biasanya aku adalah orang dapat melihat berbagai kebaikan bahkan dalam keadaan tersudut.
Tapi sekarang aku sadar, ada " BIAS " di " BIASANYA"
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Another drama
Jogja - Dalam hidup ( ah.. terlalu berat ngomong hidup, kita ganti dengan keseharian aja ), sering kali kita ingin bahagia tapi kehabisan alasan. Wah kalau itu namanya memang ga bahagia... Kata orang-orang yang suka motivasi itu bilang bahagia adalah pilihan. Bisa jadi itu benar, tapi bagaimana bisa bahagia kalau keadaan tidak memungkinkan. Aku akan bilang itu menerima keadaan, pasrah! Bahagia saat susah adalah merasakan pasrah dengan perasaan yang tenang, santai, sedih, meringis terbelalak dan seterusnya.
Aku sendiri kalau menghadapinya ga bisa tuh merasa bahagia dalam kesulitan. Ougghh come on... Kalau ada kesulitan itu yang harus dicari kan solusi. Bukan melakukan selebrasi atas suatu kejadian. Aku pilih marah dalam kesulitan. Kenapa?
Aku lebih mudah berpikir ketika dalam tekanan. Buat aku itu justru memudahkan aku untuk berpikir. Lalu bagaimana dengan kamu?
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Aku sendiri kalau menghadapinya ga bisa tuh merasa bahagia dalam kesulitan. Ougghh come on... Kalau ada kesulitan itu yang harus dicari kan solusi. Bukan melakukan selebrasi atas suatu kejadian. Aku pilih marah dalam kesulitan. Kenapa?
Aku lebih mudah berpikir ketika dalam tekanan. Buat aku itu justru memudahkan aku untuk berpikir. Lalu bagaimana dengan kamu?
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Langganan:
Postingan (Atom)