Selasa, 10 April 2018

Welcome back for ME

Jogja - Lama banget ga nulis, aku sampai lupa rasanya. Aku mulai sibuk dengan kewajibanku, sampai aku lupa menjadi aku.

Alhamdulilah sekarang sudah jadi ibu dari dua anak sehat, cerdas, ganteng dan insyaallah sholeh. Sekembalinya aku dari pertapaan panjang, banyak cerita yang ingin aku bagi.

Beberapa jam yang lalu aku baru tahu kalau ternyata mau menulis blog itu bisa lewat aplikasi. Yes, saya setertinggal itu, rasanya pengen nampar pipi sendiri (mulaiiii drama).

Oke, mari mulai mengejar masa. Tahun 2017 kemarin benar-benar tahun pendewasaan diri (umur dah 34 masih kurang dewasa juga??? Hei! Dewasa got nothing to do with age ya). Mulai dari hamil lagi, desperado jadi ibu (more on that later ya), jadi ibu dua anak, konflik batin jadi anak hahha semua tumpek blek kata orang jawa. Bagaimanapun, perjalanan yang menarik terbentang luas sekarang. (Ning)

Senin, 29 Mei 2017

Blood is (should be)thicker than water

Jogja - Ketika sudah menikah, bisa dipastikan akan ada perubahan bagi setiap individu. Tiap-tiap pasangan akan terus berusaha untuk menyelaraskan atau bahkan meningkatkan kualitas diri dan hubungan mereka. Aku menilai itu adalah sangat wajar. Karena akupun begitu adanya.

Lalu bagaimana hubungan individu tersebut kepda keluargnya ?  Nah, ini beda-beda jawabnya. Bisa membaik atau justru menjauh. Lalu pihak keluarga yang paham akan menjauh, mereka akan memberi "ruang".

Aku masih belum bisa menjauh dengan keluargaku dan keluarga suami.we are a family couple. Sedih rasanya kalau tertinggal satu berita dari mereka. Family is sharing not shrinking.

Senin, 08 Juni 2015

mereka yang merasa pintar

Jogja-bagaimana masyarakat menilai itu memang bukan hal yang terlalu penting buat aku. Hanya saja ini akan berpeNaruh pada bagaimana aku akan memperlakukan mereka dikemudian hari.

Keputusan untuk kembali bekerja sudah cukup membuat kontroversi. Meninggalkan anak ya g masih satu tahun di rumah untuk ditinggal soedharmono kejam. Memutuskan untuk menitipkan kesan di day care juga tindakan yang tidak kalah keji.

Aku hanya mencoba melihat dari sudut pemandangan saja. Lebih baik anak dititipkan di day care yang terpercaya ketimbang dirumah tapi dicubit atau dimarahi setiap hari,

Jumat, 30 Januari 2015

Sabar itu seberapa?

Bontang - Orang sering bilang "pulang", tapi sebenarnya pulang itu kemana? Hakikinya memang kepada sang pemilik kehidupan, sayang kita belum bicara sejauh itu.

Waktu aku pulang ke kota ini, semua masih sama, perubahan tak terlalu terasa. Aku kembali setelah hampir dua tahun pergi. Pertama aku berpikir bahwa ini adalah pulang. Tapi aku salah, ini adalah berkunjung. Rumahku? ya bersama suamiku.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!