Jumat, 30 Januari 2009

Gara - gara pengumuman

bontang- Kecintaan masyarakat Bontang terhadap permainan bola voly memang luar biasa besarnya. Bahkan saat tim tuan rumah tidak bermainpun, GORyang berkapasitas 2500 penonton ini tetap ramai dikunjungi\
Karena terbawa suasana banyak diantara mereka yang menjadi komentator selama pertandingan berjalan.
Di saat pergantian set, tiba-tiba terdengan suara yang bergema di seiisi ruangan. Master of Ceremony (MC) memberikan informasi penting seputar jadwal pertandingan.
“Berhubung akan aka acara pembukaan PON di samarinda tanggal 5 Juli 2008 maka pertandingan besok pagi (Sabtu, 5/7-red) kami tunda hingga hari minggu(6/7)terimakasih” Kata Fadri si pembawa Acara
Spontan seorang penonton sedang asik menonton pertandingan langsung berteriak, “Wah kalo mau pembukaan, ya pembukaan ja.. ga usah ganggu jadwal pertandingan dond”katanya yang juga langsung di amini rekan-rekannya. ( her/btg)

Walau jauh tapi nyali tak ciut.

Bontang- Disela-sela riuhnya pengunjung yang memenuhi GOR Taman Lestari Bontang. Nampak sosok perempuan yang tengah menggendong putrinya yang masih bayi ke tribun penonton.
Tin Alfarida namanya, Ibu 3 anak ini datang ke venue Bola voli bersama keluarga besarnya. Pegawai Badan Pengawas Daerah ini bertekad datang setiap hari untuk melihat permainan yang sangat dia cintai.
“ Jauh lo mba, saya kesini aja butuh 45 menit baru sampe, caepk di jalan sih.. tapi demi voli saya dateng” kata penghuni kompleks pemerintahan daerah Bontang
Sembari mengendong talita, putri kecilnya, dia terlihat sangan antusias melihat pertandingan tim voli putra Sumatra Selatan melawan DKI Jakarta.
“Saya kok penasaran sama permainan dari DKI, Jatim, dan Jabar, kan mereka terkenal kuat” Ujarnya sembari menenangkan si kecil Talita yang gelisah karena kepanasan.
Walaupun tidak menjagokan tim manapun, perempuan yang berusia 45 tahun ini berharap agar pertandingan bias berjalan seru dan menarik nantinya (her-btg).

Merasa Underdog, Malah Menang.

Bontang-Tim voli putra Sumatra Selatan (Sumsel) kalahkan DKI Jakarta. Pertandingan berlangsung di GOR Taman Lestari Bontang dengan skor 23-25, 25-19, 22-25 dan 23-25.
Pertandingan banyak di warnai dengan rally-rally panjang. Masing –masing tim banyak melakukan spike yang menukik dan menipu lawannya. Maka tak heran banyak penonton yang terkecoh.Pada saat set ketiga,Deny dari tim DKI cidera saat akan melakukan blok terhadap lawannya.
Rupanya postur pemain DKI yang tinggi tidak membuat getar tim asuhan Masroni. Dengan strategi memperkuat pertahan pemain belakang dan penyerangan yang intensif akhirnya tim yang merasa underdog inipun menang.
“Kami ini hanya ingin main baik, kan DKI banyak yang berpengalaman”Kata pelatihn tim sumsel.
Ketika diminta keterangan tim DKI justru merasa permainan Sumsel biasa saja. “ yang jelas kami akan evaluasi, miss komunikasi antar pemain perlu kami beri perhatian khusus” Ujar Victor Layang, Pelatih Tim ini.(her/btg)

COMBAT DI BONTANG



Bontang- Kedatangannya sempat mengundang tanya warga kota Taman. Mobil ini bernama COMBAT (Compact Mobile Base Station) yang di hadirkan TELKOMSEL untuk memberikan kenyamanan berkomunikasi selama berlangsungnya Pesta Olahraga Nasional (PON) XVII di kota yang menghadirkan 5 cabor.

COMBAT merupakan Base Tranceiver Station (BTS) berupa mobil yang berfungsi memperluas covarage dan kapasitas trafik komunikasi.

Sponsor resmi PON XVII ini mengoperasikan 3 unit mobil yang masing-masing ditempatkan di stadion Sempaja Samarinda, Dome Balikpapan dan GOR PKT Bontang mulai 30 Juni hingga 17 Juli.

“Kami berupaya memberikan solusi komunikasi terbaik untuk mendukung suksesnya pagelaran nasional tahun ini,” kata General Manager SQA Telkomsel Regional Balikpapan, Gilang Prasetya.

Dalam hal ini dia berharap agar komunikasi selama PON akan semakin nyaman dan lancar dengan kehadiran mobil tersebut. (her/btg)