Rabu, 11 Februari 2009

RSUD Bontang, satu-satunya RS di kaltim yang berstandar internasional

Rumah sakit milik kota bontang, RSUD Taman Husada kemarin ( 10/2) terima ISO 9001-2000 untuk bidang pelayanan rumah sakit. Lisensi ini diserahkan oleh PT. SGS Indonesia selakui lembaga yang mengeluarkan sertifikasi ISO tersebut kepada Sofyan Hasdam, Walikota Bontang di Ruang nusa indah taman husada bontang. Dengan mengantungi sertifikasi tersebut membuat Rumah sakit milik kota Taman menjadi satu-satunya rumah sakit di Kalimantan timur yang memiliki standarisasi tersebut.

Pada saat sambutan, Nosa P Kurniawan Direktur PT. SGS Indonesia mengucapkan selamat sekaligus berharap agar RSUD Taman Husada dapt mempertahankan prestasinya. “ Semoga setelah mendapatkan ISO ini, RSUD Taman Husada tidak lengah dengan kualitas pelayanannya. Karena Kami akan melakukan audit per enam bulan selama tiga tahun” kata dia sambil mengingatkan “umur” dari sertifikasi yang berlaku tiga tahun.

Sofyan hasdam., Walikota Bontang yang hadir dalam acara itu mengingatkan pentingnya menjaga kenyamanan pengunjung dan pasien. “Yang paling susah itu bagian front office, Jangan sampai suasana hati penjaga terbawa ke pasien“ kata orang nomor satu di kota Taman. Mengurus rumah sakit menurut dia lebih susah dari hotel, karena berhubungan dengan orang yang kondisi fisiknya kurang sehat dari kalangan yang lebih kompleks pula.
Dikesempatan yang sama dia berharap agar prestasi RSUD Taman Husada tidak berhenti sampai di ISO 9001-2000. Tapi kedepannya bisa diikuti dengan standarisasi dibidang yang lain yaitu lingkungan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pendekatan personal hingga souvenir di sosialisasi pemilih pemula

Komisi pemilihan umum (KPU) Kota Bontang melakukan sosialisasi untuk pemilih pemula 10 – 11 feb 2009 di auditorium pemerintahan kota bontang. Dua Puluh sekolah menengah atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah tinggi di Bontang Mengikuti kegiatan ini.

Nursuyata Haslinda Ketua Kelompok Kerja KPU Bontang mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan pemilih pemula tentang tatacara pemilihan nantinya.

Berbeda dengan sosialisasi yang lainnya, pendekatan personal menjadi kunci utama mengingat usia para peserta yang tergolong muda. Menggunakan metode 40% teori dan 60% praktek diharapkan memudahkan pemahaman pemilih pemula.

Sebelum acara berlangsung para peserta harus mengisi kuestioner yang diberikan oleh panitia. Mereka tampak tegang mengisi lembar jawaban itu, tapi keheningan mendadak pecah ketika Adief Mulyadi, Ketua KPU Bontang berseloroh “ Jangan sampai bener semua ya. Kalau kalian bener semua saya lebih baik pulang aja”. Kontan saja peserta tawa merebak di ruangan.

Menariknya, ada souvenir yang diberikan oleh KPU untuk peserta yang berhasil menjawab pertanyaan atau bagi mereka yang bersedia menjadi “korban” simulasi pencontrengan.(herning/bontang)

Jumat, 06 Februari 2009

Malas buka Pintu, DBD merebak

Bontang- Demam berdarah (DBD) kembali menghantui warga bontang. Data dari dinas kesehatan setempat menunjukan 45 kasus dbd, 25 diantaranya sumbangkan kelurahan belimbing dan perumahan bukit sekatup damai.

Menanggapi hal ini A Rahman Ali, Kepala bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Bontang mnegtakan usahan dari timnya sudah maksimal. Mulai dari penyuluhan, abatesasi, kegiatan jum'at bersih dan peninjauan jentik ke rumah warga.

Diantara tugas lapangan yang telah disebutkan tadi tugas tim peninjau jentik menjadi sangat sulit karena warga sulit diajak kerjasama. " Kader kami sudah datang, tapi tidak di bukakan pintu. Kami dikira minta sumbangan. Padahal sudah pakai seragam lo.", kata pria yang akrab dipanggil Rahman itu.

Dia menganggapi dingin ketika ditanya tentang kurangnya komunikasi antara tim di lapangan dengan masyarakat. " Kami sudah datang dengan pihak kelurahan, tapi memang warga disana saja yang begitu ( malas membuka pintu). Apa karna kebanyakan harta ya sampai takut dilihat orang?" keluhnya.

Untuk kasus semacam ini dia berharap komunikasi yang baik bisa terjalin antara warga dan aparat kelurahan demi kepentingan bersama. (herning)

Selasa, 03 Februari 2009

Menyentuh Hati ……


Orang yang paling ajaib sekalipun mungkin ga percaya kalo aku bisa se-sentimentil ini, but guys.. its true.

Sori ini lagi enak2 chatting (yang tiba2 terputus..) dateng seorang sahabat yang selalu setia dengan wajah yang "adem " banged ( sumpah bu.. u are).


Dia cerita..
Tadi pagi waktu mau berangkat kerja dia pamit ma anak2nya ( mba cantik ini punya3 malaikat kecil.. yang paling 1 jagoan yang paling besar.. sasa "barbie" di nomor 2 n dedek yang paling kecil).

Sembari buka pintu mobil, sasa ngeliatin uminya dengan wajah sedihnya.. n uminya bilang "sasa, umi mau kerja.. jangan gitu dun.. nanti adeknya jadi reweltuh entar.. umi kan mau kerja"

Sekejap sasa pasang wajah "tegar"nya, supaya si "dedek" ga rewel..
u know what.. ternyata ga berenti sampe di situ petualangan pagi ini..
Baru aja megang pintu mobil si "dedek" bilang …

dedek; umi…
uminya; aduh dedek jangn bikin umi sedih dech, umi mw kerja nie..
si dedek pun senyum.. uminya bangganya minta ampuunn..

Tiba- tiba uminya liat ke wajah anaknya satu satu.. waktu ngeliat yang paling kecil .. si dedek bilang "daag umi.." sambil melambaikan tangan mungilnya ( umurnya 2 tahunan)..
Uminya bukannya senyum.. tapi malah ngerasa miris.. hehehhehehhe

Wajah malaikat kecil itu emang bikin tulang serasa remuk, ga tega…..
itu baru sebagian kecil aja dalam kehidupan buat sebagian orang mungkin biasa aja.. tapi buat yang ngejalani.. wah beda banged tuh…


Aku jadi inget, berhubung jarang nengokinkeponakan yang di balikpapan.. desember 2007 aku ke balikpapan just to see her, ternyata aku baru sampe gang.. dia lari langsung meluk aku ( soo sweet isnt it..) seneng banged rasanya..

Tapi aku sering liat wajahnya jadi sedih waktu temen-temen aku dateng ke rumah buat ngajak jalan.. she turning blue.. huhuhuhuu my lilte angel.. i luv u much namely " TIA "
Seminngu yang lalu di tlp aku.. (dia baru 3tahun)

dia bilang "mba.. kok ga kecini" ( emaknya emang parah.. padahal udah aku pesenin ajarin dia manggil tante atw bibi, emang dasar rese.. akhirnya dari semua keluarga yang ada.. cuman aku n adek2 aku ga dapet previlege buat di panggil om atw tante.. cuman jadi mba atw mas aja.. bener2 ngacurin "sejarah". tapi tenang aja kalo aku udah nikah nanti..suami ku bakal di pangil om.. itu janji dari emaknya TIA)

eh sampe mana tadi ? dia tanya aku kpn dtg.. trus aku bilang nanti tanggal 25.. dia jawab.. iya..
giliran aku tanya" dedek kapan maen ke bontang.."

berharap dapet jawaban yang romantis dikit n hancur waktu dia bilang.. "ga ah… mayasss.. jauuhh.. capek dedek"

huhuhuhuhuh tu anak emang dasar!!! didikan emaknya emang tuch.. coba dia bilang.."gatau tuch ibu.. atw bapak" kan enak tu dengernye..


ps. tq mba erni.. i envy u.. u such an ispiration too me